Selasa, 23 Februari 2016
Festival Mata Air 2016

Festival Mata Air (FMA) adalah event tahunan berbasis komunitas musik dan seni yang diselenggarakan di Salatiga, Jawa Tengah oleh Komunitas TUK (Tanam Untuk Kehidupan) untuk menyuarakan kesadaran lingkungan, khususnya tentang sumber air bersih lokal. Selalu berpindah tempat di setiap tahun, venue FMA tentunya gak jauh-jauh dari sumber mata air, kali ini berlokasi di dekat mata air Muncul. Event di tanggal 20-21 Februari 2016 ini ternyata adalah event puncak dari serangkaian acara yang sudah berlangsung sejak bulan Januari. Rangkaian acaranya seperti membersihkan sungai (Kali Bumen), lokakarya membuat kompos dan daur ulang sampah, penanaman pohon, dan persiapan instalasi seni untuk festival. Kali ini CarpeDiem TattooStudio membantu booth teman-teman Magic Ink Tattoo Magazine. 



Banyak sekali seniman yang terlibat dalam persiapan instalasi seni, yang langsung terlihat adalah deretan rontek (banner) yang semuanya bertemakan lingkungan dan air. O ya, temanya tahun ini adalah “Our Water, Our Future”. Yang membuat Festival Mata Air kian menarik adalah partisipasi dari penduduk desa sekitar, Karang Taruna Rowoboni dan komunitas yang sangat beragam (Taring Padi, Life Patch, komunitas Vespa S3 Salatiga, komunitas teater, dan masih banyaak lagi). Penonton panggung Wayang Kampung Sebelah tidak kalah ramai dengan penonton panggung Filastine, Bloody Hollow, Sangkakala ataupun Navicula. Kerjasama yang intens demi lingkungan dan air bersih yang sudah dilakukan selama sebulan penuh seperti terbayarkan oleh acara puncak FMA.
 
Yang paling asiiikk adalah bagian kemping! Ya, panitia menyiapkan banyak sekali tenda untuk tempat bernaung teman-teman komunitas! Tidak jauh dari camping ground ada kolam yang langsung jadi sasaran cebur-ceburan untuk ngilangin ngantuk dan sisa mabu’ semalam :)) Event Festival Mata Air ini family friendly banget juga, banyak yang bawa keluarga dan anak-anak. Panitia pun tidak melupakan detail seperti beberapa orang berkostum yang membawa jepit pemungut sampah, berkeliling sambil memungut sampah yang tercecer dan tidak lupa mengingatkan pengunjung untuk tidak membuang sampah sembarangan. Pesan untuk menjaga lingkungan pun benar-benar tersampaikan dari seluruh kegiatan di Festival Mata Air. Bravo, sampai jumpa tahun depan! :)