Jum'at, 07 Oktober 2011
Filosofi Semar

Semar adalah karakter dalam mitologi Jawa yang sering muncul dalam pagelaran wayang kulit. Ia adalah salah satu dari punakawan (tokoh-tokoh wayang yang sering muncul dalam kisah lucu), tapi sangatlah bijak. Ia adalah dhanyang (penjaga) Jawa, dan beberapa ahli menanggapnya sebagai figur yang paling sakti dalam kotak (perangkat wayang). Ia disebut sebagai dewa Sang Hyang Ismaya dalam bentuk manusia.

Nama Semar katanya berasal dari kata dalam bahasa Jawa samar ('tersembunyi, misterius'). 




Kaligrafi filosofi Semar

Filosofi Semar:
"Bojo sira arsa Mardi kamardikan, aja samar sumingkiring dur-kamurkan Mardika, ora kebanda ing kadonyan, ora samar marang bisane sirna durka murkamu"
 
yang artinya adalah kebebasan jiwa; sebuah kondisi yang tidak terkalahkan oleh nafsu dan keinginan duniawi, untuk tetap 'bersih dan murni' hingga ajal menjemput, menahan godaan dan mengalihkannya menjadi kekuatan untuk mencapai kesempurnaan dalam hidup.
(dari berbagai sumber)